Rabu, 11 Agustus 2010

Universitas yang Sesungguhnya

Rudi Hartono Saragih

“Nanti lama tamatnya.” Kata-kata itu yang selalu terucap dari mahasiswa yang tidak ingin mengecap organisasi di kampus. Cara pandang ini mengkambinghitamkan organisasi sebagai penyebab lamanya menyelesaikan studi. Tidakkah terpikir bahwa semua itu sangat erat kaitannya dengan manajemen pribadi dalam menjalankan tugas akademisi?
Momok ini memang terbentuk ketika mengetahui lama tamatnya para organisator yang sering disebut aktivis. Namun perlu dikaji ulang latar belakang penyebab masalah tersebut. Tidak hanya itu, ketakutan dipersulit dosen juga tidak terenyahkan oleh orang yang disebut agen perubahan ini.

Pro atau Kontra Rektorat?

(Rudi Hartono Saragih, Mantan Litbang Pers Mahasiswa Kreatif UNIMED, Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia.)
           
            Fungsi pers kampus sebagai kontrol sosial terletak pada esensi berita yang disajikan. Keberadaannya di kampus menuai berbagai reaksi. Jika beritanya mengangkat nama baik seseorang/kelompok civitas akademika akan ada suguhan senyuman. Sebaliknya, wajah masam akan menjadi kebiasaan apabila menyajikan berita yang mengkritik. Padadasarnya hal itu bukan mengkritik namun hanya menyajikan pemberitaan yang akurat dan menarik. Dan ini sebuah kesalahpahaman antara pers mahasiswa dengan civitas akademika.

Diary Ungu

DIARY UNGU Antologi Cerita Pendek Penulis:  Rudi Saragih, Sariati Purba, S.Pd., Ayu Wahyuni Damanik, Regita Saragih, Yeni Olivia sipayung, A...