Jumat, 26 November 2021

BERKEMAH

                                


  Karya : Rinaldi

 

     Pada tanggal 15 Oktober 2021, saya dan 3 teman saya sedang berencana menghabiskan waktu libur sekolah kami. Akan tetapi kami masih bingung ingin pergi ke mana. Sepulang dari sekolah, kami mengadakan pertemuan di sebuah taman. Tepat pukul 1 siang saya pun tiba di taman yang telah kami janjikan tadi sewaktu di sekolah. Saya menunggu teman teman saya. Setelah sekian lama menunggu teman teman saya pun tiba. Tepat pula ada seorang penjual es krim lewat. Teman saya Adi pun memanggil tukang es krim tersebut.

 “Es.......” Ujar Adi dengan suara keras.

Seketika penjual es krim tersebut berhenti.

 “Wihh....traktir kami dong Di!” Ujar Dono.

 “Santai......” Ucap Adi.

 “Ayo pak cepat!” Ucap saya yang tidar sabar lagi.

 “Aduhh....sabar ya,ini mau di buatin es krim nya.” Ujar penjual es krim.

 “Hahahhh sabar Naldi.” Ucap Joko sambil tertawa.

     Setelah kami membeli es krim tersebut, kami berkumpul di taman sambil menghabiskan es krim kami. Sambil makan es krim kami pun mulai berbincang - bincang tentang rencana hari libur kami. Suasana riang, gembira dan penuh dengan pikiran. Es krim kami habis. Kami mulai membahas rencana hari libur kami.

 “Bagaimana kalau kita ke pantai.” Ucap Adi.

 “Wahh seru sih, tapi saya takut Di, saya tidak bisa berenang.” Ucap Joko dengan lesu.

 “Astaga.....parah juga tuh.” Ucap saya.

 “Iya..... bahaya si kalau gak bisa berenang.” Ujar Dono.

 “Hemmmm iya tuh bahaya.” Ujar Adi

 “Kita pikir yang bisa dan aman untuk kita semua aja guys.”Ujar saya.

 “Bagaimana kalau ke kebun binatang.”Ujar saya.

 “Wahh... jangan kebun binatang dong Nal, saya takut hewan buas.”

Ujar Dono.

 “Kalau berkemah gimana?” Ujar Dono.

 “Wahh bisa tuh,bagaimana kalau kita berkemah ke Simarjarunjung?” Ujar saya.

 “Wahh.... seru tuh.”Ujar Adi.

     Akhirnya kami memutuskan untuk pergi berkemah ke Bukit Simarjarunjung.

Setelah semua sepakat, kami melanjutkan diskusi kami tentang alat dan bahan-bahan kemah kami nanti.

 “Bagaimana kalau kita menyewa tenda kemah saja?” ucap Adi.

 “Wah....gak perlu Di,saya punya tenda kemah kok?” Ujar Joko.

 “Wahh...bagus tuh,jadi irit biaya.” Ujar Adi sambil tersenyum.

 “Kalau makanan?” Ujar Dono.

 “Gampang itu Don....kita bawa makanan masing-masing aja.”Ujar Saya

 “Boleh juga tuh Nal....kalau peralatan masak biar saya aja yang bawa.” Ujar Adi

 “Yoi....mantap tuh,kalau begitu saya bawa air deh.” Ujar Dono

 “Saya bawa selimut ya.” Ujar saya

 “Boleh tuh Nal...” Ucap Dono

 “Kalau saya bawa gitar gimana?” Ujar Adi

 “Boleh boleh......” lUjar Dono,Joko dan saya dengan serentak

 “Oke.....” ujar Adi

     Setelah sekian lama berdiskusi kami pun telah mempunyai tujuan hari libur kami. Gembira, riang, dan tidak sabar lagi. Akhirnya kami memutuskan untuk pulang ke rumah kami masing - masing. Sesampainya saya tiba di rumah dengan semangat saya mempersiapkan peralatan-peralatan kemah saya untuk besok. Hari mulai gelap. Saya pun pergi makan malam dengan keluarga. Selesai makan saya bergegas untuk tidur.

     Kesokan harinya, saya pun berangkat ke sekolah. Sesampainya di sekolah, saya ketemu dengan Dono, dan bertanya kepada nya.

 “Bagaimana Don...alat dan bahan kemah mu sudah sudah beres gak?” Ujar saya.

 “Sudah dong.....” Ujar Dono dengan semangat.

 “Pulang sekolah nanti kita kumpul di taman ya. Sambil membawa alat dan bahan kemah yg sudah kita rundingkan kemarin. Dan jangan lupa untuk mengabari ke teman - teman lainnnya ya Don.” Ujar saya.

 “Yoi Nal....aman lahh itu.” Ujar Dono.

     Sepulang sekolah saya dan teman - teman saya berkumpul di taman sembari membawa peralatan dan bahan nya masing-masing. Setelah semua tiba dan telah siap,kami pun berangkat dengan menggunakan bis umum.Kami pun tidak sabar lagi untuk tiba di Simarjarunjung. Dengan melewati pepohonan pinus dan melihat sebuah danau. Saya pun sudah tidak sabar lagi untuk memula kemah saya dengan teman-teman saya. Akhirnya, tepat pukul 3 sore kami telah tiba di bukit Simarjarunjung. Dengan perasaan gembira kami turun dari bis.

 “Waw.....sejuk sekali.” Ujar Adi.

 “Iya Di mantap nih lokasi nya.” Ujar Joko sambil menurunkan tas nya.

     Kami pun bersantai-santai sejenak di bawah pohon pinus yang rindang sembari menatap sebuah danau yang amat indah. Sambil bermain gitar dan bernyanyi kami menghabiskan waktu sore kami. Tepat pukul 5 sore kami pun membangun sebuah tenda dan mempersiapkan makanan malam kami. Sekitar jam 8 malam tenda dan makanan telah siap. Setelah itu kami langsung makan malam. Akhirnya kelelahan kami terbayarkan dengan keindahan bukit ini. Sungguh memuaskan sekali. Kami semua tampak dengan gembira dan riang. Selesai makan kami pun memainkan sebuah gitar dan bernyanyi dengan ceria. Sungguh suasana berkemah yang indah.

 

                               *Penulis adalah siswa SMA NEGERI PURBA 2021

                                KELAS XII MIA3

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Diary Ungu

DIARY UNGU Antologi Cerita Pendek Penulis:  Rudi Saragih, Sariati Purba, S.Pd., Ayu Wahyuni Damanik, Regita Saragih, Yeni Olivia sipayung, A...