By: Inha
Parhusip
Di sebuah kampung ada tiga teman yang mulai dari kecil selalu bermain bersama.
Canda tawa yang bahagia. Tiga sekawan ini selalu tolong menolong mulai dari
kecil. Nama tiga sekawan ini adalah Irwan, Tono, dan Aldo. Tiga teman ini hidup dari keluarga
yang berbeda. Irwan dari keluarga sederhana, Tono dan Aldo bisa dibilang
lumayanlah. Persahabatan mereka dimulai dari TK. Dimana mereka tidak pernah
saling mengejek.
Mereka pun melewati masa masa sekolah bersama SD, SMP, dan SMA. Mereka melewati masa-masa susah senang bersama. Namun hal buruk menimpa keluarga Irwan karena ayah nya meningal dunia karena sakit paru-paru. Teman-temannya pun turut berdukacita.
Irwan sangat sedih atas kepergian ayah nya. Kedua teman nya selalu mendukungnya supaya lebih semangat dan tidak putus asa. Satu bulan kemudian Irwan mulai bekerja disuatu warung kelontong. Kedua temannya melihat melihat Irwan bekerja lembur."Wan
kamu kerja disini ?" tanya Tono
"Iya,
buat kebutuhan dirumah dan biaya sekolah adik-adik ku."
"Kamu
gak Lanjut kuliah ?"
"Rencana
si lanjut tapi keadaan gini, ya kerja dulu lah."
"Bagus
lah kalo kamu masih punya niat kuliah,
semangat ya!" ujar Tono dengan senyum.
Irwan pun bekerja dengan
sungguh-sungguh. Bos nya melihat Irwan bekerja dengan rajin dan baik. Tiba saat
penerimaan gaji bosnya memanggil Irwan keruangan nya. Irwan pun pergi menemui
bos nya dia diberikan bonus.
Beberapa bulan kemudian ia mulai
mendaftar diperguruan tinggi untuk melanjut kan cita citanya. Ia kuliah sambil
bekerja untuk dapat membayar semua biaya kuliah nya. Dia memulai berkuliah dan
bertemu dengan kedua teman nya kedua
temannya sangat baik padanya.
Suatu hari Tono memiliki masalah
keluarga dimana ayah dan ibu Tono ingin bercerai karena ada permasalahan
ekonomi. Tono pun ingin berhenti kuliah
dan langsung bekerja. Ketika mendengar
Tono ingin berhenti kedua teman nya tidak setuju dan marah ke Tono.
"Semudah
inikah kamu menyerah?" ucap Irwan dengan suara tegas.
"Maaf
kawan mungkin aku gak bisa lanjut lagi."
Kedua teman nya pun terus
membujuk supaya Tono bisa melanjut kan kuliah. Irwan mengajak supaya Tono
kuliah sambil kerja seperti dia. Tono pun setuju dengan ide Irwan ia pun melanjutkan kuliah nya sambil bekerja. Tiga sekawan ini pun belajar dengan sungguh
sungguh dan melewati masa-masa susah senang bersama Sampai akhir nya mereka
pun lulus kuliah. Mereka pun berpisah dan saling mencari
pekerjaaan mereka masing masing.
"Mungkin
ini perpisahan kita kawan semoga kita sukses sama sama," kata Aldo.
"Amin,
" ucap kedua temannya.
Disini lah perpisahan mereka dimulai
dari banyak kenangan yang dijalani dan akhir nya mereka pun berpisah. Menjalani
kehidupan menuju masa depan. Beberapa tahun kemudian mereka telah memiliki
pekerjaan tetap dan bisa dibilang sukses membangga kan orang tua. Tahun baru
pun tiba mereka pulang ke kampung halaman mereka masing masing.
Mereka pun bisa bertemu dimalam tahun
baru bersenang senang menikmati
kebersamaan yang telah lama tidak bertemu. Persahabatan mereka tetap seperti
yang dulu. Biarpun mereka sekali atau dua kali setahun bertemu. Mereka pun memulai kehidupan baru bersama keluarga masing-masing.
Persahabatan mereka tidak berakhir
sampai disini mereka tetap mau berkumpul bersama dengan keluarga masing masing.
Mereka bercerita tentang kenangan mereka dimasa lalu bersama keluarga masing
masing. Persahabatan mereka tetap terjalin walau pun berbagai hal dilewati.
Penulis siswa SMAN 1
Purba
Kelas XII MIA 2.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar