Rabu, 10 November 2021

SAHABAT

 



By: Inha Parhusip



         Di sebuah kampung ada tiga teman  yang mulai dari kecil selalu bermain bersama. Canda tawa yang bahagia. Tiga sekawan ini selalu tolong menolong mulai dari kecil. Nama tiga sekawan ini adalah Irwan, Tono,  dan Aldo. Tiga teman ini hidup dari keluarga yang berbeda. Irwan dari keluarga sederhana, Tono dan Aldo bisa dibilang lumayanlah. Persahabatan mereka dimulai dari TK. Dimana mereka tidak pernah saling mengejek.

         Mereka pun melewati masa masa sekolah bersama SD, SMP, dan SMA. Mereka melewati masa-masa susah senang bersama. Namun hal buruk menimpa keluarga Irwan karena ayah nya meningal dunia karena sakit paru-paru. Teman-temannya pun turut berdukacita.

Irwan sangat sedih atas kepergian ayah nya. Kedua teman nya selalu mendukungnya supaya lebih semangat dan tidak putus asa. Satu bulan kemudian Irwan mulai bekerja disuatu warung kelontong. Kedua temannya melihat melihat Irwan bekerja lembur.

"Wan kamu kerja disini ?" tanya Tono

"Iya, buat kebutuhan dirumah dan biaya sekolah adik-adik ku."

"Kamu gak Lanjut kuliah ?"

"Rencana si lanjut tapi keadaan gini, ya kerja dulu lah."

"Bagus lah kalo kamu  masih punya niat kuliah, semangat ya!" ujar Tono dengan senyum.

       Irwan pun bekerja dengan sungguh-sungguh. Bos nya melihat Irwan bekerja dengan rajin dan baik. Tiba saat penerimaan gaji bosnya memanggil Irwan keruangan nya. Irwan pun pergi menemui bos nya dia diberikan bonus.               

 

 

Beberapa bulan kemudian ia mulai mendaftar diperguruan tinggi untuk melanjut kan cita citanya. Ia kuliah sambil bekerja untuk dapat membayar semua biaya kuliah nya. Dia memulai berkuliah dan bertemu dengan kedua teman nya  kedua temannya sangat baik padanya.

 

        Suatu hari Tono memiliki masalah keluarga dimana ayah dan ibu Tono ingin bercerai karena ada permasalahan ekonomi. Tono  pun ingin berhenti kuliah dan  langsung bekerja. Ketika mendengar Tono ingin berhenti kedua teman nya tidak setuju dan marah ke Tono.

"Semudah inikah kamu menyerah?" ucap Irwan dengan suara tegas.

"Maaf kawan mungkin aku gak bisa lanjut lagi."

Kedua teman nya pun terus membujuk supaya Tono bisa melanjut kan kuliah. Irwan mengajak supaya Tono kuliah sambil kerja seperti dia. Tono pun setuju dengan ide Irwan ia pun  melanjutkan kuliah nya sambil bekerja.  Tiga sekawan ini pun belajar dengan sungguh sungguh dan melewati masa-masa susah senang bersama Sampai akhir nya mereka pun  lulus kuliah.  Mereka pun berpisah dan saling mencari pekerjaaan mereka masing masing.

"Mungkin ini perpisahan kita kawan semoga kita sukses sama sama," kata Aldo.

"Amin, " ucap kedua temannya.

         Disini lah perpisahan mereka dimulai dari banyak kenangan yang dijalani dan akhir nya mereka pun berpisah. Menjalani kehidupan menuju masa depan. Beberapa tahun kemudian mereka telah memiliki pekerjaan tetap dan bisa dibilang sukses membangga kan orang tua. Tahun baru pun tiba mereka pulang ke kampung halaman mereka masing masing.

         Mereka pun bisa bertemu dimalam tahun baru bersenang senang  menikmati kebersamaan yang telah lama tidak bertemu. Persahabatan mereka tetap seperti yang dulu. Biarpun mereka sekali atau dua kali setahun bertemu.  Mereka pun memulai kehidupan baru  bersama keluarga masing-masing.

         Persahabatan mereka tidak berakhir sampai disini mereka tetap mau berkumpul bersama dengan keluarga masing masing. Mereka bercerita tentang kenangan mereka dimasa lalu bersama keluarga masing masing. Persahabatan mereka tetap terjalin walau pun berbagai hal dilewati.

                                                                           

                                                                                                    Penulis siswa SMAN 1 Purba

Kelas XII MIA 2.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Diary Ungu

DIARY UNGU Antologi Cerita Pendek Penulis:  Rudi Saragih, Sariati Purba, S.Pd., Ayu Wahyuni Damanik, Regita Saragih, Yeni Olivia sipayung, A...