ᴏʟᴇʜ: ᴀʀᴅᴏ ꜱᴀᴘᴜᴛʀᴀ ꜱɪʟᴀʟᴀʜɪ
"Apakah aku bisa kembali ke masa
Lalu?"
"Jika iya apa yg akan terjadi? apakah
hidupku akan berubah?" ucapku dalam hati.
"Memangnya Ini Doraemon?, yang punya
mesin waktu di meja belajar Nobita
apa?" gumamku.
Termenung dan saat itu memori masa lalu terputar kembali di kepalaku
"Kringggg... saatnya istirahat pertama
diimulai," begitulah suara bel
SMPku dulu.
"Do kantin gas?" tanya Andre
temanku."
"Ayok haus pula aku pengen beli es pino," sahutku.
"Aku ikut la ..bareng kita tapi, ke
toilet dulu yok," ujar Thomas
"Ayoklah akupun mending ke toilet dulu
sebelum makan es, nanti sakit perut pulak, repot lagi."
Kami pun pergi ke toilet yang tidak jauh dari kelas kami 9C
(Sembilan C).
Sehabis dari toilet kami pun langsung pergi ke kantin untuk mengisi perut.
"Kak es pino beku ada? sama roti
kacang ijonya dua ya."
"Ada dek es pino beku 2 ribu ya sama
roti 2 ribu juga, total 4 ribu ya."
"Oke kak makasih," ujarku kepada
kakak kantin.
"Andre sama Thomas
kok lama ya, ini kantin rame juga jadi pengap."
"Oi Do!.. ayo ke
tempat makan," sambil menepuk pundakku.
"Lah si Thomas
mana? kok ga ditunggu?" tanyaku.
"Ayo ke tempat
makan ngapain bengong?" tiba tiba thomas sudah di sampingku.
"Astaga tom kek
ninja aja kau tiba-tiba spawn," ujarku sambil tertawa kecil.
"Ada bakat jadi
maling ini anak hahahahhah ..." sembari tertawa kami pergi makan.
" Kringgggg... Jam
pelajaran ke empat akan segera dimulai," bunyi bel.
"Haduh udah masuk
aj cepat kali ah.. Dre, Tom ayo masuk ke kelas."
"ayo," sahut
mereka bersamaan.
Jam ke empat pun dimulai. Yahhh...pelajaran kali
ini adalah IPA satu dari tiga pelajaran
yang aku kurang suka. Diurutan pertama ada matematika dan yang kedua ada
prakarya, pengeluaran biaya yang kurang efisien dan berturut-turut buat beli
bahan praktek aku kurang suka. Disaat yang membosankan itu Iyan sebangkuku
bertanya
"Do gimana
hubunganmu sama doi mu? Lancar?"
"Biasa
lancar-lancar aja, kau udah selesai praktek prakarya?" tanyaku mengalihkan
topik.
"Oh yang membuat
miniatur rumah adat kan? belum lah."
"Gimana kalo
bareng kita buatnya nanti? beli di apri kita bahannya," ajakku.
"Biaya nya gimana?
Pasti banyak lah beli bahannya kan?"
"Ga banyak cuma 15
ribu kok santai, udah ku perhitungkan biayanya," ucapku meyakinkannya.
"Okelah nanti
sepulang sekolah mampir di toko Apri kita ya."
"Yang lain gmna ga
kita ajak? Andre, Thomas, Rido, Irvan?" tanyaku.
"Itu urusan nanti
lah yang penting jadi dulu ntar kita ajak orang itu," ucapnya.
Tanpa kami sadari bu RL yang dari tadi
sibuk menerangkan materi mendengar obrolan kami.
"Ardo Iyan kalo
pelajaran ipa dibahas itu pelajaran ipa jangan yang lain-lain," ucapnya.
"Apa susahnya
memperhatikan pelajaran ibu, setidaknya kalo ga ngerti cukup diam dan dengarkan
jangan malah ngobrol disitu!"
"Haduhh mulailah nih jurus ngomel seribu
bahasa andalan bu RL," gumamku.
Dan berlanjutlah jurus omelan bu RL yang
no counter hingga tidak terasa les 4-6 selesai begitu saja.
"Kringgg..istirahat
kedua dimulai..." bunyi bel.
Aku yang bosan setelah di omeli memutuskan untuk
mengajak teman-temanku.
"Kita usahakan
dulu lah ya biar seru bareng² gitu."
"Okeee.."
jawab kami serempak
Ujian kelulusan pun tiba , janji
hanyalah sekedar ucapan yang tidak bisa kami tepati.
Thomas sekolah di
Medan, Andre,Paldi,Rido sekolah di Seribudolok. Irvan dan Iyan di siantar.
Dan aku yaaahh..
Sendiri di Tigarunggu ini hehe.Bertemu teman teman baru dan memulai hubungan
baru . Disini aku bertemu beberapa teman yang memiliki memori bersama
Sepintas terputar di
kepalaku beberapa kejadian di Sma.
"Ting tong ..
Saatnya istirahat," bel yang sedari tadi ku tunggu akhirnya berbunyi juga
.
"Blan, Yon ayo ke
toilet," ajakku.
"Ayo aku juga
pengen ke toilet," jawab Deon.
"Aku disini aja ga
pengen ke toilet, kalian berdua aja," jawab Blan.
"Okee.."
jawab kami berdua.
Di perjalanan ke toilet kami ngobrol.
"Yon tadi mtk kau
paham ga pemaparan ibu itu?" tanyaku.
"Apa pula paham
aku pun tidur nya tadi ehehehhe."
"Ahahahha gila
masa tidur ah emang ga ketahuan bu MA?"
"Nggak lah aku kan
udah profesional soal gitu."
"Hoki ajanya itu
ga ketahuan bu MA kalo ketahuan abis ntar."
"Ngga lah aku udh
terlalu profesional kok."
"Berbakat jadi DPR
lah ya ahhhhaahhaha."
"Ahahhaha kok DPR
lah apa karna tukang tidur emang? Hahaahaha."
"Eh cepatlah biar
ke kelas kita, si Blan udah nunggu itu."
"Okeee.."
jawabnya.
Setelah itu kami kembali ke kelas.
Seperti biasa kami membawa bekal dari rumah dan mulai makan. 10 menit berlalu
kami selesai makan dan les ke 7-8 dimulai.
Pembelajaran selanjutnya dimulai yaitu Agama.
Pembelajaran yang aku cukup sukai soalnya guru yang mengajar suka bercerita
hingga membuatku tertidur hahahahha.
"Kringgg pembelajaran hari ini telah
selesai," bunyi bel.
Aku dan teman-temanku pun beranjak pergi
meninggalkan kelas
" Ngopi dulu yok
ke puncak nyantai-nyantai besok libur kan aman," ajak Elo temanku.
"Yaahhh aku si
ikut-ikut aja," jawab Deon.
" Samaaa.."
jawabku dan blan serempak.
"Simson jangan
lupa diajak ya," ucap lambok.
"Yaudah ayo ke
kelas simson," ajak Elo.
"Son ayo ngopi ke
puncak?" ajakku.
"Ayo tapi tunggu
bentar aku piket ya."
"Okeee.."
jawab kami serempak.
Kami pergi ke puncak mengendarai sepeda
motor yang memakan waktu kurang lebih 15 menit. Sesampainya disana kami memesan
kopi dan roti.
" Kak kopimix nya
enam ya sama rotinya juga," ucapku.
"Oke dek,"
jawabnya.
"Udah ku pesan
bentar lagi selesai sabar ya."
"Okee.."
jawab mereka.
Kopi kami pun disajikan beserta
rotinya, cuaca yang dingin membuat roti yang disertai kopi hangat memasuki
tenggorokan mengisi perut menaikkan suhu badan kami.
"Ujian kelulusan
udah dekat nih , udah ada rencana kalian mau kemana?" tanya blan.
"Ayo bareng kuliah
di UGM? Soalnya kalo bareng pasti seru kan," ucap Deon.
Aku terdiam dan merasa Deja Vu terhadap
suasana dan ucapan itu, sepertinya aku pernah mengalami kejadian ini fikirku.
"Kuliah bareng itu
mungkin susah yon kita beda beda tujuan soalnya jadi fokus ke jalan
masing-masing aja lah ya semoga sukses di pilihan masing masing," ucapku.
"Okelah
...kemanapun tujuan kita semoga semua berhasil sehat sehat dan tujuan
tercapai."
"Cheerss..."
klanggg.
Ujian akhir sekolah sudah kami lalui, kami semua
lulus dengan nilai memuaskan. Masa Sma ku akhirnya selesai, semuanya mulai
fokus mengejar goals masing-masing.
"Eh do udah lama nunggu disini ?"
ucap seseorang yang kukenal menggubyar kesadaranku
"Eh belum kok baru
nyampe juga haha," jawabku.
Sosok itu adalah Simson yang baru sampai
di kafe tempat kami janjian bertemu setelah sekian lama. Tidak lama kemudian
muncullah Deon, Blan, Elo, Lambok
"Wuihhh pake
seragam datangnya ya keren-keren hahahahhahaha," ucapku
"Yoi lah, apa
kabar do pak dosen hahahhah," ucap
Blan sambil menyalim.
"Puji Tuhan baik
yaudah ayo ayo duduk dulu pesan minum."
Obrolan kami pun berlangsung lama kafe
di jalan merdeka menjadi tempat kami melepas rindu setelah sekian lama berpisah
setelah kelulusan SMA.
Teman teman ku yang
dulunya cuma anak anak polos sekarang sudah menjadi orang orang yang hebat
yah.. Deon dan Lambok Menjadi Tentara,
Blan dan Elo menjadi polisi, Simson mendalami karirnya sebagai atlet sepakbola
yang hebat. Dan aku menjadi Dosen di ITB
Sungguh proses yang
tidak disangka kerja keras disertai doa dan dukungan membuat kami seperti ini.
"Ahhhh ingin
rasanya aku kembali ke masalalu dan spoiler ke diri kita di masa SMA seperti
apa kita sekarang," ucapku.
"Ada ada aja kau
do mana bisa juga apa karna jadi dosen jadi maniak kuantum?"
"Ahahahhahahahhahha..."
tawa kami Semua.
Begitulah kehidupan
selalu ada perubahan, perubahan yang sudah pasti terjadi mau kita siap tidak
siap, perubahan yang kita dapatkan sesuai dengan kerja keras kita baik itu
perubahan yang baik maupun sebaliknya. Untuk mendapatkan tujuan yang diinginkan
diperlukan persiapan yang matang. Dan tentang kenangan? kenangan tidak dapat
diulang kembali jika bisa ya..harus menggunakan mesin waktu, namun di peradaban
seperti sekarang itu adalah hal yang mustahil. Apa kita harus menunggu sampai
abad ke 22 seperti Doraemon untuk mendapatkan mesin waktu? Ya siapa yang tau
hahahaha namun, kenangan dapat kita simpan berupa gambar atau foto disaat kita
melihat kembali foto tentang suatu kenangan kita maka kita akan teringat
kembali akan hal hal yang terjadi di suatu masa yang kita lalui dahulu.
Penulis
adalah siswa SMA Negeri 1 Purba 2022

Tidak ada komentar:
Posting Komentar