Kamis, 20 Oktober 2022

SAHABATKU SANG DERMAWAN

  


Karya: Joko R. Girsang     

         Saya mempunyai teman bernama Tommy Sebayang dia orang yang sangat, bandal, bodoh, jorok, bau, dan selalu bikin onar, dia tidak mempunyai banyak teman kecuali saya itu pun saya berteman karna kasihan kepadanya.                                                                                          

Sebenernya dia sangat memprihatinkan keadaannya di dunia ini seperti hama bagi orang lain, tepat nya pada hari Jumat saya melihat nya termenung sendiri kemudian saya menjumpai dia, dan mengajak dia berbicara dia pun bercerita keluh kesah nya yang sangat di kucilkan oleh orang lain,aku pun merasakan derita yang dialami nya, dan aku mencoba memberi dia semangat.

       Beberapa hari kemudian,seorang pengusaha kaya bernama pak Ahmad purba,datang ke desa dalam hal keperluan bisnis, kemudian Tommy pun langsung menghampiri bapak itu, beruntung bapak itu baik, sehingga Tommy pun bercerita keluh kesah nya, Tommy pun menceritakan semua nya dengan hati yang sangat sedih,dari pertama aku lahir, dari kecil aku sudah di bully karena hitam dan jelek, pembuat onar, tidak ada yang mau berteman dengan ku,di situ aku pun sakit hati  dan ada perasaan balas dendam kepada semua orang yang mengucilkan ku, dan aku pun semakin membuat onar di manapun, sehingga semakin banyak orang yang membenci ku, dan saya pun merasa hidup saya tidak berguna di dunia ini.

Tetapi saya tetap membuat onar dan membuat masalah sehingga semakin banyak orang yang ribut karna saya. Suatu saat warga pun berencana untuk mengusir saya, jauh jauh pergi dari desa. Sampai orang orang pun mencari-cari saya sehingga saya harus lari mencari tempat aman, hingga saya pun menghilang beberapa hari dari desa, untuk menghindari kejaran warga.pada saat malam hari saya merasa sangat kelaparan tapi saya harus menahan, karna saya tau tidak ada satupun orang yang akan menolong saya karena semua telah membenci saya, akhirnya saya pun menahan lapar yang sangat luar biasa, selama 5 hari, dan saya pun berusaha sekuat tenaga dengan keadaan badan yang lemah untuk mencari apa saja yang dapat dimakan di dalam Hutan, sehingga saya berburu dengan harapan mendapatkan sesuatu, saya pun mendapat hewan yang di buru, kemudian saya membakar dan mencari air bersih di sungai, saya pun memakan, untuk mengganjal perut beberapa hari ke depan, setelah beberapa hari saya memutuskan untuk pulang ke desa, dan saya pun memberanikan diri untuk pulang,tetapi setelah saya sampai, saya langsung ditangkap dan dipukuli hingga badan saya babak belur, untung ada teman saya yang menolong bernama Joko, dia membawa saya ke rumah nya, dan merawat saya dan memberi saya makan beberapa hari sampai saya pilih. Lalu kami keluar dan duduk sambil berbincang itu lah cerita Tommy kepada pak Ahmad Purba.

Kemudian setelah mendengar cerita Tommy, pak Ahmad pun merasa sedih mendengar cerita saya dan kami pun berbincang, pak Ahmad berkata dia ingin membawa saya pergi bersama nya, memberikan saya pekerjaan,dan rumah, kepada saya dan membiayai hidup saya. Tepatnya hari Minggu saya pun berangkat dengan pak Ahmad ke kota yaitu Jakarta, semua warga desa senang dan bersukacita karena saya pergi,tapi tidak dengan Joko.

       Setelah 20 Tahun saya meninggalkan desa, tiba tiba terjadi bencana besar di desa saya dulu, desa saya di guncang gempa bumi dengan kekuatan 8,7 skala Richter, semua isi desa hancur tak berdaya semua rumah warga hancur, dan beberapa korban luka-luka, dan 12 orang meninggal dunia, semua harta warga sudah lenyap,dan mereka pun tak mempunyai tempat tinggal lagi, mereka harus mengungsi. Tommy pun mendengar kabar tersebut dan dia pun datang ke tempat pengungsian dan memberi bantuan berupa sembako,dana yang besar, dan membiayai seluruh keperluan warga desanya yang mengungsi.

Sontak semua pun terdiam karna menanggung malu,dan menyesal karna Tommy dulu anak yang  selalu di bully menjadi seorang dermawan yang sangat baik hati, yang berhati mulia, dia tidak membalaskan dendam nya ,tapi dia malah menolong, sungguh mulia hari Tommy. Dan yang paling berkesan,dia memberikan 10 M pada desa ini, untuk membangun rumah semua rumah warga yang hancur akibat gempa bumi. Sontak semua warga desa kaget, menangis bercampur bahagia, dan berlomba memeluk Tommy sebayang sang dermawan.

        Malam hari nya saya pun menjumpai Tommy yang berada di pengungsian,kamu pun saling menatap dan terharu, karena berjumpa kembali dengan keadaan yang sangat istimewa. Kami pun bercerita dengan gembira, saya bertanya, bagaimana kamu bisa menjadi pengusaha sukses yang kaya raya saat ini?

"Kisah saya di perantauan sangat panjang dan menarik,tapi karna kamu meminta aku bercerita,aku pun bersedia dengan syarat kita harus menjadi sahabat terbaik  sampai ajal menjemput," ujar Tommy.

Kami pun tertawa riang dan sangat gembira, Tommy pun mulai bercerita, pak Ahmad yang dulu seorang pengusaha kaya yang membawa nya pergi dari desa,dia adalah tokoh utama yang  membuat saya jadi orang sukses seperti sekarang. Dia sangat lah baik, dia yang membiayai seluruh kebutuhan saya di kota. Dia telah membimbing ku, supaya menjadi pribadi yang lebih baik lagi, mengajari ku untuk menjadi pengusaha sukses yang jujur, bertanggung jawab dan amanah dalam hal apapun,dan bekerja keras setiap saat. Pada hari itu lah puncaknya, pak Ahmad pun dipanggil oleh yang maha kuasa, saya tidak tahu, entah apa yang di lihat almarhum selama hidupnya kepada saya, sebelum meninggal dia, ingin memberikan 60 persen kekayaannya pada ku,dia sudah menganggap aku seperti anak kandung nya, saya pun terharu, sambil merasakan kesedihan. Dan akhirnya saya membuat usaha dari modal yang sudah diberikan pak Ahmad, dan aku sangat bersyukur usaha itu berkembang pesat, melebihi dari usaha pak Ahmad dahulu, saya pun menjalankan usaha selama puluhan tahun, dan Puji Tuhan harta saya tak terbatas,saya berprinsip bahwa harta di dunia ini adalah hanya lah titipan dari Tuhan. Jadi saya selalu berbagi Dimana dan kapanpun sampe aku mati nanti, haha seperti itu lah cerita nya." Ujar Tommy pada sahabat nya Joko.

 “Sungguh hebat kisahmu kawan sehingga membuat saya terharu dan makin semangat lagi dalam bekerja dan berbuat baik dalam hidup ini. " Ujar Joko.

"Hahaha begitu lah kisah ku,aku hanya ingin memberikan pesan, hendak nya jangan lah kita saling menghina /membuly orang yang mempunyai kekurangan,karna tidak semua di lihat dari kekurangan tetapi setiap manusia memiliki kelebihannya masing-masing, dan kita tidak tau apa yang terjadi pada setiap orang di masa depan nanti, tetaplah menghargai sesama, dan menciptakan kedamaian dimana pun berada," ujar Tommy.

“Sungguh banyak pelajaran yang saya ambil dari kejadian ini.aku hanya mengucapkan Terimakasih yang sangat besar pada mu sahabat ku, semoga kita sehat selalu,dan menjadi orang yang taat pada Tuhan ,dan berguna bagi siapapun," ujar ku dengan hati yang tenang.

Editor : Rafael P.Saragih

Penulis adalah Siswa SMA N 1 PURBA

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Diary Ungu

DIARY UNGU Antologi Cerita Pendek Penulis:  Rudi Saragih, Sariati Purba, S.Pd., Ayu Wahyuni Damanik, Regita Saragih, Yeni Olivia sipayung, A...