Karya:Jona Prima H Sipayung.
Suatu hari,di pagi hari yang sangat cerah ada seorang pemuda yang bernama Riku,dia berusia 15 tahun,yang memiliki kehidupan yang sangat hampa.di kehidupannya dia hanya merasakan kesakitan di hatinya dan rasa yang hampa.karena dia di kecewakan oleh seseorang yang dia sukai sejak umur 12 tahun.
Rasa sakit yang dia rasakan telah berlipat ganda, sehingga dia tidak ada harapan untuk hidup bahagia.
Diumur 12 tahun saat sepulang sekolah,dia menjumpai perempuan yang dia sukai, perempuan itu bernama Aini.alasan riku menyukainya karena mereka selalu bersama sejak mereka masih SMP,riku dan aini selalu pergi bersama,yang dulu nya mereka hanya teman,tapi riku sudah ada rasa kepada aini.
Akan tetapi aini tidak ada rasa suka pada dia.karena dia sudah ada pacarnya.setiap pulang sekolah riku selalu mengantar aini kerumah dia dengan naik kereta H2r,ketika mau mengantarkan dia kerumahnya,ketika di perjalanan,riku memberhentikan kereta nya di jalan,riku ingin mengungkapkan rasa cinta nya kepada aini,riku menembak aini,tetapi aini memiliki ide yang sangat jahat untuk membuat hati riku rusak dan membuat dia patah hati.
Riku mengatakan sesuatu pada aini"pada pagi ini aku akan mengungkapkan rasa suka ku kepada mu aini , bahwa selama SMP,aku dh mulai menyukai mu,mau kah kau menjadi pacar ku ?"tetapi aini menjawab"kita hanya sebatas teman aja bukan lebih dari teman". mendengar jawaban dari aini,hati riku merasa sakit dan terluka, setelah itu riku mengantar aini kerumahnya,setelah sudah diantarkan,riku pulang dengan hati terluka dan hampa.
Setelah pulang kerumah,riku langsung tidur,belum makan, atau belum mandi,dia tidur dengan rasa hati hampa.
Pada malam hari,riku pergi ke cafe yang sering dia dan aini pergi ke sana,di sana dia duduk sendirian dan sambil merenung si aini yang menolak cinta nya si riku,ketika perjalanan kerumah,dia melihat aini lagi pacaran sama cowok lain,riku merasa di tipu oleh dia,dia menghampiri nya dan dia bersembunyi di sebuah pohon yang besar,dan mendengarkan percakapan dari mereka berdua"mengapa kamu tidak menerima cinta si riku itu, sayang"?aini menjawab"ah,malas aku Nerima cinta dia, karena dia nggak ganteng,kereta nya itu aja,di bandingkan sama mu,kamu ganteng,kaya,banyak koleksi kereta dan mobil, sayang."jawab aini kepada cowok nya itu.riku tidak tinggal diam,dia langsung menyamperin aini dan cowok nya,riku berkata kepada mereka"ehm....ehm.....,jadi benar dugaan ku selama ini, ternyata kau sudah punya cowok lain ya? kenapa nggak dari dulu aja bilang kalau kau sudah ada pacar?apa maksud mu untuk membohongi ku?"riku bertanya sambil dia pura-pura tersenyum.aini menjawab"kenapa rupanya?sengaja aja aku bohongin kau,biar ku buat kau patah hati,lagian kau hanya kereta aja,liat pacarku... Sudah kaya, ganteng,banyak koleksi kendaraan nya."riku mengatakan kepada aini"aku ga nyangka kalau kau segitunya kepada ku,selama ini aku selalu membantu mu setiap susah atau senang,dan ini balasan mu untuk ku?"tiba-tiba pacarnya aini langsung menarik baju riku,dan menghajar nya,riku tidak tinggal diam,dia langsung menghajar pacar nya aini sehingga membuat pacar nya aini babak belur di buat oleh nya,mereka berdua pulang dengan rasa ketakutan melihat amarahnya riku yang membara.
Riku pulang dengan rasa hati terluka dan badan yang lukanya agak parah,besok sorenya dia pergi ke sebuah pantai seorang diri,dia duduk di sebuah kursi sambil melihat matahari terbenam, mendengarkan suara angin yang berhembus,ombak air yang membasahi pasir,dan mendengarkan suara kicauan burung di sore hari, hati dan pikirannya tenang,setiap detik dan menit dia selalu mengingat kenangan dia dan aini yang sudah berlalu,detik demi detik,menit demi menit air mata dia bertetes dan membasahi raut wajahnya yang murung,dan hati nya telah kosong dan hampa seakan-akan hanya angin yang melewati hati nya aja.riku bertanya kepada dirinya sendiri"apakah ini... disebut dengan cinta"yang merasakan bahagia dan sakit?"dan terus berkorban demi orang yang kita sayangi?". mengapa bodohnya aku,untuk apa aku berharap dia kembali lagi untuk ku?padahal dia telah menganggap aku ini hanya pelampiasan aja.aku berharap dia dapat hukuman yang setimpal karena dia telah mengecawakan temannya sendiri.
Esok pagi nya,riku berjalan-jalan mengelilingi perumahan nya,ketika di jalan ada sebuah dompet yang isinya duit yang banyak.dia mengambil dompet itu dan mencari pemilik dompet itu,ketika dia pulang kerumah,ada seorang perempuan yang sedang mencari barang yang hilang.riku menghampiri perempuan itu dan bertanya"permisi ya.. apakah anda sedang mencari sesuatu?"perempuan itu menjawab"iya... aku sedang mencari dompet saya yang hilang, apakah kamu melihat dompet tersebut?".riku menjawab"apakah ini dompetmu?".perempuan itu sangat senang karena dompet nya sudah jumpa"terima kasih ya karena kamu sudah menemukan dompetku, ngomong-ngomong boleh tau siapa nama mu?"riku menjawab"namaku riku,kalau nama mu?". perempuan itu menjawab"nama ku lina".
Setelah mereka berkenalan,mereka menjadi teman dekat.dan hati riku tidak menjadi hampa lagi karena adanya seseorang yang mengisi kekosongan hati riku Sampai selama-lamanya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar