Karya:Nataniel Santos Purba
Di awali dari sebuah virus yang menginveksi bumi,orang yang terkena virus ini akan menjadi tidak waras.Virus ini dapat mengendalikan pikiran seseorang,orang yang terinfeksi pertama akan mengalami kejang-kejang dan pingsan selama beberapa menit setelah itu akan sadar kembali.Akan tetapi orang tersebut bukanlah dirinya lagi,melainkan virus yang mengendalikan pikirannya.Setiap orang yang sudah terinfeksi dan berubah ini akan di namakan sebagai zombie.Zombie dapat menularkan virusnya dengan menggigit makhluk yang berada di dekatnya.Sekarang bumi penuh Dengan zombie yang penuh dengan darah di sekujur tubuhnya.Manusia bekerja sama membuat pertahanan untuk bertahan dan melawan dari para zombie.
Presiden
mengutus orang yang bernama Leon untuk menyelamatkan anak nya yang bernama
Ashley.Ashley di culik segerombolan orang yang terinfeksi virus tersebut.Tentu
Leon memiliki keahlian khusus atau skill untuk membantai para zombie
tersebut,Leon pun pergi ke suatu desa dimana segerombolan orang yang sudah
terinfeksi virus tersebut membawa Ashley.Perjalanan pun di mulai,berawal dari
dua orang polisi yang mengantarkan Leon untuk pergi ke desa tersebut,dua orang
polisi ini bernama Stevan dan Jhon.
"Mau rokok?" ujar Stevan menawarkan rokoknya.
"Tidak terimakasih," ucap
Leon.
"Seberapa berbahayanya orang yang
sudah terinfeksi virus ini?,"tanya Jhon kepada Leon.
"Orang yang sudah terinfeksi virus
ini tidak akan sadarkan diri,karena virus tersebut sudah menyerang saraf otak
dari mangsanya dan mengambil alih tubuhnya."
Di tengah perjalanan mobil berhenti
karena Stevan ingin membuang air kecil.
"Hah.... lega sekali,dari tadi aku
menahannya di dalam mobil."
Selesai
buang air kecil,Stevan merasa ada yang memperhatikannya dari dalam hutan,tetapi
Stevan tidak memperdulikannya dan masuk kedalam mobil melanjutkan perjalanan
mereka.Mereka pun sampai di jembatan yang menghubungkan desa dengan
jalan.Terdapat rumah rumah di jembatan tersebut.Leon masuk kerumah tersebut
tetapi Stevan dan Jhon menunggu di dalam mobil di dekat jembatan.Ketika sudah
masuk Leon mendapati seseorang lagi membakar kayu.
"Permisi," ujar Leon.
Tetapi
orang tersebut tidak meresponnya.Leon pun langsung menemui orang tersebut dan
berkata
"Apakah anda melihat cewek ini?dia
berambut pirang dan rambut nya setinggi bahu,"sembari menunjukkan Poto
cewek tersebut yang tidak lain adalah Ashley.
Orang tersebut langsung menoleh tajam
ke arah Leon dan berkata
"Saya tidak pernah melihat wanita
ini," ucap orang tersebut.
"Oh.. baiklah kalau begitu,maaf
telah mengganggu waktu anda."
Ketika
Leon mau menyimpan poto tersebut kedalam dompetnya,orang itu memanfaatkan waktu
untuk mengambil Kampak yang berada di dekatnya dan langsung menyerang Leon
sambil berteriak
"Hiyaaa...."
Mendengar suara tersebut,Leon langsung
menghindar.
"Apa yang kamu lakukan?,"
sambil menodongkan senjata api kepada orang tersebut.
"Jangan bergerak!."
Tetapi
orang tersebut tidak menghiraukan Leon.Dia terus maju sambil mengangkat
kampaknya.Dengan terpaksa Leon langsung menembak kepala orang tersebut,Diapun
langsung meninggal.Leon mengecek tubuh nya,ternyata dia sudah terinfeksi
virus.Ketika sedang mengecek orang tersebut,terdengar suara tabrakan dari
luar.Leon mengintip dari jendela rumah,ternyata ada mobil gerobak yang menabrak
dan mendorong mobil polisi yang di tumpangi Leon tadi.Mobil gerobak itu
mendorong mobil polisi jatuh ke bawah jembatan.Leon berteriak
"Tidakk......," Sambil
berlari ke luar rumah.
Tetapi sudah ada dua orang yang
menghadang Leon.
Tentu dengan keahlian khusus nya,Leon
dengan mudah mengalahkan ke dua orang itu.
Ketika
Leon sudah sampai ke bawah jembatan itu,Leon tidak melihat keberadaan ke dua
polisi itu di dalam mobil.Leon berpikir kedua polisi itu sudah hanyut di bawa
aliran arus air yang deras.Dengan hati yang sedih dan di penuhi dengan
amarah,Leon melanjutkan perjalanan ke dalam desa.Sesampainya di desa,Loen tidak
langsung masuk ke dalam desa itu.Leon terlebih dahulu mengecek desa itu dengan
teropong.Betapa terkejutnya Leon melihat Jhon yang sudah tak bernyawa di
gantung di tengah desa dan di bakar.Ternyata orang desa itu sudah pertama
sampai mengambil jasad Jhon dan Stevan sebelum Leon sampai ke bawah jembatan
tadi.Tetapi Leon tidak melihat jasad Stevan di tengah desa itu.Di desa itu Leon
melihat ada banyak orang,tetapi orang-orang tersebut sudah terinfeksi tetapi
belum berubah menjadi zombie.Ketika Leon diam-diam masuk ke desa itu,Leon
kedapatan oleh orang-orang desa itu.Tanpa ragu orang-orang itu langsung
menyerang Leon.Ada yang membawa Kampak,cangkul,garpu,dan obor.Leon mengeluarkan
shotgun dari dalam tasnya,dengan shotgun tersebut Leon menembaki orang-orang
itu.Karena orang desa itu terlalu banyak,Leon lari masuk ke dalam salah satu
rumah.Di dalam rumah itu Leon mengunci pintu dengan rapat dan mengganjalnya
dengan lemari.
Terdengar
suara gergaji mesin dari luar,Leon mengintip dari jendela.Ternyata suara
gergaji mesin tersebut berasal dari orang desa yang matanya audah di tutupi
kain untuk menghancurkan rumah itu.Leon berlari ke lantai dua rumah itu sambil
memegang bom.Leon bersiap-siap,ketika pintu rumah itu sudah di hancurkan Leon
langsung melempar bom ke lantai satu.Orang desa yang berbondong-bondong masuk
ke dalam ru mah itu di sambut dengan bom yang di lempar Leon tadi.
"Duarr.....," bom itu meledak
dan mengenai kawanan orang desa itu.
Tetapi anehnya,orang desa itu bangkit
kembali dan berubah menjadi zombie sambil berlari ke lantai dua untuk menyerang
Leon.Leon yang terkejut,pasrah dengan keadaan itu.
"Mungkin ini adalah saat-saat
terakhirku,di bunuh oleh kawanan zombie.Hahaha.."
"Teng......teng......teng....,"
terdengar lonceng dari dalam kuil yang berada di desa itu,yang seakan-akan
menyuruh zombie itu masuk ke dalam kuil.Leon terkejut dan terheran-heran
melihat kejadian itu,tetapi syukur Leon selamat atas kejadian tersebut.
Karna
penasaran,Leon membuntuti zombie tadi masuk ke dalam kuil.Betapa terkejutnya
Leon melihat danau di dalam kuil itu,dan lebih terkejutnya lagi Leon melihat
Stevan yang di lemparkan ke dalam danau itu.Di dalam kuil itu Leon melihat
kawanan zombie tersebut dengan pemimpinnya yang bernama Sadlar.Leon meneropong
ke arah danau dan melihat Ashley di gantung di pinggir danau.Ternyata mereka
sedang melakukan ritual untuk memanggil makhluk yang ada di dalam danau
itu.Leon menyadari Ashley di buat menjadi tumbal makhluk itu dan Stevan yang
tadi nya di lempar ke danau adalah umpan untuk membuat makhluk itu muncul ke
permukaan.
"Duarr.....," muncul makhluk
yang sangat besar melompat memakan jasad Stevan.
Makhluk
tersebut terlihat seperti berudu yang memiliki kaki dan tangan,berudu itu sudah
bermutasi akibat terinveksi.Leon yang tidak yakin menghadapi kawanan zombie itu
sendirian,meminta bala bantuan ke presiden.Sadlar menyadari kedatangan Leon dan
menyuruh kawanan zombie itu untuk membunuh Leon.Bala bantuan datang tepat
waktu,sebuah helikopter yang membabat habis zombie itu dengan hujan peluru dari
senapan mesin.Melihat kesempatan itu Leon mencari kesempatan untuk
menyelamatkan Ashley.Sadlar yang melihatnya tidak tinggal diam,dia bermustasi
menjadi monster yang menyeramkan.Tetapi sudah terlambat helikopter yang sudah
membabat habis semua anggotanya Sadlar,menembaki Sadlar dengan rudal yang
bertubi-tubi mengenainya.Sehingga Sadlar lemas terkapar tidak berdaya.
Berhasil
menyelamatkan Ashley dan membawanya ke dalam helikopter.Helikopter terbang
menjauhi desa dan Leon melihat pesawat tempur yang terbang ke atas desa dan
membombardir desa tersebut hingga tak tersisa.
Editor:Tomi Michael Sebayan
Penulis Sisawa SMAN 1 PURBA

Tidak ada komentar:
Posting Komentar