Jumat, 21 Oktober 2022

Awal Kehancuran Bumi Dari Inveksi Bumi





Karya:Nataniel Santos Purba

 

             Di awali dari sebuah virus yang menginveksi bumi,orang yang terkena virus ini akan menjadi tidak waras.Virus ini dapat mengendalikan pikiran seseorang,orang yang terinfeksi pertama akan mengalami kejang-kejang dan pingsan selama beberapa menit setelah itu akan sadar kembali.Akan tetapi orang tersebut bukanlah dirinya lagi,melainkan virus yang mengendalikan pikirannya.Setiap orang yang sudah terinfeksi dan berubah ini akan di namakan sebagai zombie.Zombie dapat menularkan virusnya dengan menggigit makhluk yang berada di dekatnya.Sekarang bumi penuh Dengan zombie yang penuh dengan darah di sekujur tubuhnya.Manusia bekerja sama membuat pertahanan untuk bertahan dan melawan dari para zombie.

 Presiden mengutus orang yang bernama Leon untuk menyelamatkan anak nya yang bernama Ashley.Ashley di culik segerombolan orang yang terinfeksi virus tersebut.Tentu Leon memiliki keahlian khusus atau skill untuk membantai para zombie tersebut,Leon pun pergi ke suatu desa dimana segerombolan orang yang sudah terinfeksi virus tersebut membawa Ashley.Perjalanan pun di mulai,berawal dari dua orang polisi yang mengantarkan Leon untuk pergi ke desa tersebut,dua orang polisi ini bernama Stevan dan Jhon.

"Mau rokok?" ujar Stevan menawarkan rokoknya.

"Tidak terimakasih," ucap Leon.

"Seberapa berbahayanya orang yang sudah terinfeksi virus ini?,"tanya Jhon kepada Leon.

"Orang yang sudah terinfeksi virus ini tidak akan sadarkan diri,karena virus tersebut sudah menyerang saraf otak dari mangsanya dan mengambil alih tubuhnya."

Di tengah perjalanan mobil berhenti karena Stevan ingin membuang air kecil.

"Hah.... lega sekali,dari tadi aku menahannya di dalam mobil."

Selesai buang air kecil,Stevan merasa ada yang memperhatikannya dari dalam hutan,tetapi Stevan tidak memperdulikannya dan masuk kedalam mobil melanjutkan perjalanan mereka.Mereka pun sampai di jembatan yang menghubungkan desa dengan jalan.Terdapat rumah rumah di jembatan tersebut.Leon masuk kerumah tersebut tetapi Stevan dan Jhon menunggu di dalam mobil di dekat jembatan.Ketika sudah masuk Leon mendapati seseorang lagi membakar kayu.

"Permisi," ujar Leon.

Tetapi orang tersebut tidak meresponnya.Leon pun langsung menemui orang tersebut dan berkata

"Apakah anda melihat cewek ini?dia berambut pirang dan rambut nya setinggi bahu,"sembari menunjukkan Poto cewek tersebut yang tidak lain adalah Ashley.

Orang tersebut langsung menoleh tajam ke arah Leon dan berkata

"Saya tidak pernah melihat wanita ini," ucap orang tersebut.

"Oh.. baiklah kalau begitu,maaf telah mengganggu waktu anda."

Ketika Leon mau menyimpan poto tersebut kedalam dompetnya,orang itu memanfaatkan waktu untuk mengambil Kampak yang berada di dekatnya dan langsung menyerang Leon sambil berteriak

"Hiyaaa...."

Mendengar suara tersebut,Leon langsung menghindar.

"Apa yang kamu lakukan?," sambil menodongkan senjata api kepada orang tersebut.

"Jangan bergerak!."

Tetapi orang tersebut tidak menghiraukan Leon.Dia terus maju sambil mengangkat kampaknya.Dengan terpaksa Leon langsung menembak kepala orang tersebut,Diapun langsung meninggal.Leon mengecek tubuh nya,ternyata dia sudah terinfeksi virus.Ketika sedang mengecek orang tersebut,terdengar suara tabrakan dari luar.Leon mengintip dari jendela rumah,ternyata ada mobil gerobak yang menabrak dan mendorong mobil polisi yang di tumpangi Leon tadi.Mobil gerobak itu mendorong mobil polisi jatuh ke bawah jembatan.Leon berteriak

"Tidakk......," Sambil berlari ke luar rumah.

Tetapi sudah ada dua orang yang menghadang Leon.

Tentu dengan keahlian khusus nya,Leon dengan mudah mengalahkan ke dua orang itu.

 Ketika Leon sudah sampai ke bawah jembatan itu,Leon tidak melihat keberadaan ke dua polisi itu di dalam mobil.Leon berpikir kedua polisi itu sudah hanyut di bawa aliran arus air yang deras.Dengan hati yang sedih dan di penuhi dengan amarah,Leon melanjutkan perjalanan ke dalam desa.Sesampainya di desa,Loen tidak langsung masuk ke dalam desa itu.Leon terlebih dahulu mengecek desa itu dengan teropong.Betapa terkejutnya Leon melihat Jhon yang sudah tak bernyawa di gantung di tengah desa dan di bakar.Ternyata orang desa itu sudah pertama sampai mengambil jasad Jhon dan Stevan sebelum Leon sampai ke bawah jembatan tadi.Tetapi Leon tidak melihat jasad Stevan di tengah desa itu.Di desa itu Leon melihat ada banyak orang,tetapi orang-orang tersebut sudah terinfeksi tetapi belum berubah menjadi zombie.Ketika Leon diam-diam masuk ke desa itu,Leon kedapatan oleh orang-orang desa itu.Tanpa ragu orang-orang itu langsung menyerang Leon.Ada yang membawa Kampak,cangkul,garpu,dan obor.Leon mengeluarkan shotgun dari dalam tasnya,dengan shotgun tersebut Leon menembaki orang-orang itu.Karena orang desa itu terlalu banyak,Leon lari masuk ke dalam salah satu rumah.Di dalam rumah itu Leon mengunci pintu dengan rapat dan mengganjalnya dengan lemari.

            Terdengar suara gergaji mesin dari luar,Leon mengintip dari jendela.Ternyata suara gergaji mesin tersebut berasal dari orang desa yang matanya audah di tutupi kain untuk menghancurkan rumah itu.Leon berlari ke lantai dua rumah itu sambil memegang bom.Leon bersiap-siap,ketika pintu rumah itu sudah di hancurkan Leon langsung melempar bom ke lantai satu.Orang desa yang berbondong-bondong masuk ke dalam ru mah itu di sambut dengan bom yang di lempar Leon tadi.

"Duarr.....," bom itu meledak dan mengenai kawanan orang desa itu.

Tetapi anehnya,orang desa itu bangkit kembali dan berubah menjadi zombie sambil berlari ke lantai dua untuk menyerang Leon.Leon yang terkejut,pasrah dengan keadaan itu.

"Mungkin ini adalah saat-saat terakhirku,di bunuh oleh kawanan zombie.Hahaha.."

"Teng......teng......teng....," terdengar lonceng dari dalam kuil yang berada di desa itu,yang seakan-akan menyuruh zombie itu masuk ke dalam kuil.Leon terkejut dan terheran-heran melihat kejadian itu,tetapi syukur Leon selamat atas kejadian tersebut.

            Karna penasaran,Leon membuntuti zombie tadi masuk ke dalam kuil.Betapa terkejutnya Leon melihat danau di dalam kuil itu,dan lebih terkejutnya lagi Leon melihat Stevan yang di lemparkan ke dalam danau itu.Di dalam kuil itu Leon melihat kawanan zombie tersebut dengan pemimpinnya yang bernama Sadlar.Leon meneropong ke arah danau dan melihat Ashley di gantung di pinggir danau.Ternyata mereka sedang melakukan ritual untuk memanggil makhluk yang ada di dalam danau itu.Leon menyadari Ashley di buat menjadi tumbal makhluk itu dan Stevan yang tadi nya di lempar ke danau adalah umpan untuk membuat makhluk itu muncul ke permukaan.

"Duarr.....," muncul makhluk yang sangat besar melompat memakan jasad Stevan.

Makhluk tersebut terlihat seperti berudu yang memiliki kaki dan tangan,berudu itu sudah bermutasi akibat terinveksi.Leon yang tidak yakin menghadapi kawanan zombie itu sendirian,meminta bala bantuan ke presiden.Sadlar menyadari kedatangan Leon dan menyuruh kawanan zombie itu untuk membunuh Leon.Bala bantuan datang tepat waktu,sebuah helikopter yang membabat habis zombie itu dengan hujan peluru dari senapan mesin.Melihat kesempatan itu Leon mencari kesempatan untuk menyelamatkan Ashley.Sadlar yang melihatnya tidak tinggal diam,dia bermustasi menjadi monster yang menyeramkan.Tetapi sudah terlambat helikopter yang sudah membabat habis semua anggotanya Sadlar,menembaki Sadlar dengan rudal yang bertubi-tubi mengenainya.Sehingga Sadlar lemas terkapar tidak berdaya.

 Berhasil menyelamatkan Ashley dan membawanya ke dalam helikopter.Helikopter terbang menjauhi desa dan Leon melihat pesawat tempur yang terbang ke atas desa dan membombardir desa tersebut hingga tak tersisa.

 

 

Editor:Tomi Michael Sebayan

Penulis Sisawa SMAN 1 PURBA

 

 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Diary Ungu

DIARY UNGU Antologi Cerita Pendek Penulis:  Rudi Saragih, Sariati Purba, S.Pd., Ayu Wahyuni Damanik, Regita Saragih, Yeni Olivia sipayung, A...