By : Desi Madarispa Purba
Suatu hari disekolah dalam kelas ada tiga
orang murid yang sedang berbincang bincang, anak-anak ini mempunyai geng
bernama tralalatrilili, yaitu Tara, Lala, Tri, dan Lili, maka dari itu mereka
menamakan gengnya "TRALALATRILILI".
Dengan ceria Tara, Lala, dan tri masuk ke
kelas, mereka merasa ada yang kurang mereka sangat kebingungan apa yg menurut
mereka yang kurang.
"Oh.....ya Lili, pantas saja sepi banget biasanya kan dia yang paling bawel." ucap Tri.
Tiba tiba Lili pun datang dengan wajah
tampak sedih dan tidak sedikitpun tersenyum dan dia pun langsung duduk di
tempat duduk nya. Lili kesiangan tak seperti biasanya dia begini, Tara, Lala,
Tri bingung dengan sikap Lili yang biasa nya tidak pernah sedih begini. Bel
masuk pun berbunyi. Pak Darmo pun masuk
kedalam kelas karena pada hari ini jam mengajar pak Darmo di kelas. Ia salah
satu guru ter aneh di sekolah.
"Pagi anak anak, hari ini kita akan
melanjutkan materi yang Minggu lalu yang bapak berikan, kumpulkan tugas
kalian." pak Darmo yang tegas.
Kemudian kepala sekolah masuk keruangan
kelas itu dan memanggil Lili keruangan kepala sekolah. Sesampai di ruangan
kepala sekolah, Lili pun langsung duduk tegang dihadapan bapak kepala sekolah.
"Begini nak, apa
benar kamu sudah menunggak SPP selama tiga bulan, kenapa kamu
menunggak?" tanya pak Darmo.
Lili pun mengangguk,
karena takut orang tua nya tidak punya uang buat bayar uang SPP .
"Baik pak akan segera di lunasi," jawab Lili
Lili pun kembali ke kelas ,dan
terpaksa berbohong kepada teman teman nya ,bel istrahat pun berbunyi sahabat lili
pergi ke kantin, sedangkan ia menolak untuk ikut karna ia tak punya uang dan
beralasan kali dia tidak lapar. Lili terpaksa berbohong lagi padahal dia bukan
lapar, tetapi tidak mempunyai uang .
Tiba tiba teringat di pikiran Lili untuk
mengambil uang Tra yang ada di dalam tas, uang itu akan di gunakan tra untuk
membeli novel dan shopping nanti pulang sekolah. Tanpa Lili sadari ada yang
melihat kelakuan nya itu, yaitu Fauji dia anak kelas itu juga, Fauji tidak
sengaja mengintip Lili di pintu kelas .
Tra pun belom menyadari
kalau uangnya hilang. Setelah ia membuka tas nya dan melihat dompetnya dia
langsung kaget karena uangnya hilang.
"Teman teman
uangku hilang, " dengan suara yang kencang Tra.
Lili pun sangat ketakutan dalam mendengar tra
yang kehilangan yang dimana dia yang ambil uang Tra, Lili dengan takut hal itu
kalau sampe dia ketahuan pasti teman teman nya sangat kecewa pada Lili.
" Hei....,sebelum aku minta maaf kalu aku
ikut campur urusan kalian, aku cuman mau bilang, tadi aku lihat Lili membuka
tas kmu tra dan mengambil sesuatu ya.....,sepertinya uang kamu!" ucap
Fauji.
Lili pun mengaku dengan perbuatan nya itu Lala
pun berkata, "Iya Tra.., memang aku yg mengambil uangmu, aku terpaksa
karena aku belum melunasi uang SPP ku selama tiga bulan, kalian tau kan orang
tua ku sedang sakit. Sahabat nya pun terkejut saat mendengar pengakuan dari
Lili, mereka beelrpikir kali Lili sudah membuat mereka kecewa .
Lili pun menyesali sudah berbohong dan telah
mengambil uang Tra ,dan Lili pun meminta maaf kepada sahabat nya terutama
kepada Tra yang sudah mengambil uang Tra. Sahabat nyapun memaaf kan Lili karena
mereka sudah ngerti soal Lili
"Lili..,kami maaf kan mu, tapi kami tidak
suka kamu berbuat begini lagi, kami akan membantu mu kalau kamu terus terang,
kami akan bantu semampu kami"sahabat Lili sambil menetes kan air mata.
Lili pun meneteskan air mata nya juga, Lili
menyadari kalau perbuatanya itu telah membuat sahabat dekat nya kecewa.Tra,
Lala, dan Tri pun sangat sedih karna mendengar kehidupan nya Lili yang dimana
orang tua nya sedang sakit dan tidak bisa bekerja untuk kebutuhan Lili
"Sahabatku makasih buat kalian sudah
memaaf kan ku,sudah mau mendengar kan keluh kesah ku sehingga aku berbuat
kecewa, kalian tetap mau berteman samaku," ucap Lili pada sahabatnya itu.
Mereka pun kembali tertawa bersama dan
menganggap masalah Lili sudah selesai, sahabat Lili akan membantu membayarkan
uang SPP yang sudah menunggak tiga bulan, Lili sangat terharu dengan sahabat
nya, merekam mau membantu Lili walaupun dia sudah membuat kecewa sahabat nya
itu.
Penulis dari SMAN 1
Purba
Kelas XII MIA 2

Tidak ada komentar:
Posting Komentar