Karya:
Rohliani Sinaga
Siswa siswa di kelas gelisah. Mungkin karena
hari ini ada ulangan matematika. Detak suara sepatu guru pun terdengar dari
dalam kelas. Panik. Deg-degan. Mungkin karena siswa belum siap untuk mengikuti
ulangan matematika hari ini.
“Buka bukunya halaman 81 kemudian kerjakan
nomor 6.” kata guru.
Semua
siswa sibuk membuka bukunya masing-masing. Ada siswa yang tidak membawa buku latihan
matematika.
“Harus pake buku latihan?” tanya Darlis kepada Rizal.
“Iya.” jawab Rizal.
“Aku tidak membawa buku latihan.” kata darlis.
“Aku juga. Kita tulis di buku catatan saja.” kata Rizal.
Semua siswa di kelas sibuk di meja masing-masing. Ada yang bengong.
Berbisik-bisik. Ada yang melihat-lihat teman nya. Bingung. Gelisah. Begitulah
suasana di kelas saat itu.
“Indah...kamu tau jawabannya?” bisik ku kepada Indah.
“Tidak tau.” kata Indah
Saya
mencoba mengerjakan. Mencoba mencari cara mengerjakan soal nya di dalam buku paket.Perlahan
saya mulai mengerjakan. Sulit bagi saya untuk menyelesaikan. Mungkin karena
kurang banyak berlatih di rumah. Sesekali saya menoleh ke belakang.
“Rizal... Kamu tau?”
tanya ku kepada Rizal.
“Tidak tau.” jawab Rizal.
Seperti nya siswa- siswa di landa kebingungan. Di samping itu,waktu
terus berjalan. Siswa-siswa mulai cemas. Karena waktu juga hanya ada satu jam.
Suasana di kelas semakin gelisah. Bisik-bisikan semakin banyak terdengar.
Ada yang masih berusaha mengerjakan soal sendiri. Ada juga yang berbagi
jawaban.
Waktu habis. Segera siswa siswa mengumpulkan lembar jawaban. Guru keluar
dari kelas. Siswa ribut saling bertanya tentang ulangan matematika itu. Tidak lama
lagi guru mata pelajaran lain masuk ke dalam kelas.
Melihat keadaan kami yang lemas, lesu,tidak ada semangat,Pak Rudi menyuruh
kami semua berdiri.
“Semua berdiri!” kata Pak Rudi. Pak Rudi memimpin kami untuk melakukan olahraga ringan. Kemudian
menonton film pendek. Semangat kami pun sedikit kembali. Pak Rudi menyuruh kami
kembali duduk ke kursi masing-masing. Kemudian kami melanjutkan pembelajaran
dari Pak Rudi sampai waktu pulang tiba.
*Penulis adalah siswa SMA Negeri
1 Purba 2021

Tidak ada komentar:
Posting Komentar