Sabtu, 27 November 2021

LIBURAN KE TARUTUNG

 



Karya:Aldi Hamonangan Pangaribuan


      Halo perkenalkan namaku Aldi Hamonangan Pangaribuan aku akan menceritakan jalan-jalan ke Tarutung.           

       Pada hari Selasa, tanggal 29 Januari 2018 kami berencana jalan-jalan ke Tarutung ke rumah bou saudara  bapak. Pada pagi harinya kami bangun jam 5 pagi untuk beres-beres barang dan cuci muka karena perjanjian kami berangkat pukul 07.00. Tidak lama kami beres-beres, mobil rentalan datang,kami pun mengangkat barang-barang sebagian keluar. Pak sopir buka bagasi mobil, sambil masukkan barang-barang yang kami angkat yg keluar tadinya. kami balik lagi ke rumah ngambil barang-barang yang tadi belum diangkat sambil hati gembira, penuh semangat, barang-barangnya karena di benak pikiran kami hanya jalan-jalan. sesudah kami masukkan barang ke dalam bagasi mobil kami pun masuk kedalam mobil semua dan berangkat menuju tujuan. Setengah jam di perjalanan aku merasakan udara jalan Simarjarunjung yang sejuk pada pagi hari dan sunyi, yang tidak ada kendaraan yang lewat.

       Di tengah  perjalanan aku melihat jalan longsor, ranting pohon jatuh ke jalan, monyet juga nampak di atas pohon sambil kedinginan. Di Prapat kami singgah di rumah makan untuk sarapan. Karena kami tidak sarapan pagi harinya dan kami pun sarapan di Parapat. Tidak lama kami sarapan,kami pun berangkat dan melanjutkan tujuan. Tiba-tiba kami kehabisan bensin. kami singgah juga di Parapat pom bensin untuk mengisi minyak dan sambil buang air kecil. Sesudah itu kami melanjutkan perjalanan ke rumah namboru.

       Tidak berseling beberapa jam kami pun sampai di depan rumah namboru dan langsung salam-menyalam ke bou, lae dan keluarga yang disitu karena Kela itu sudah  pergi terlebih dahulu tidak jumpa lagi bersama-sama. Sudah kami bersalaman kami duduk-duduk untuk bercerita-cerita yang tidak berapa lama kami diajak untuk bantu masak biar makan. Aku mengupas bawang, yang lain nyuci piring, masak, giling bumbu, parut kelapa, dan tidak lama kami pun siap masak. Siap dihidangkan di depan dan adikku, lae bikin tikar di depan,piring diangkat kedepan,dibagi nasinya, ikannya dan kami berdoa. Tidak berapa lama kami pun siap makan. Sudah makan kami angkat  piring ke dapur sesudah itu kamipun bicara-bicara di dalam dengan bou, tidak berapa lama kami bicara-bicara kami pun keluar karena kami anaknya orang bosan. Keluar sama Lae sampai di luar main game  mabar atau (main bareng) beberapa jam. Kami bikin jus untuk minum sambil main game lagi.sesudah main game aku diajak ke kebun untuk ngambil nanas dan lihat-lihat jahe yang mau panen yang sangat indah pemandangannya. Sesudah itu karena sudah mau gelap kami pun pulang dari kebun sampai di rumah kami cuci muka, cuci kaki. Karena udah sore kami langsung beres-beres barang yang mau dibawa pulang. Sesudah pamitan ke namboru, Lae dan keluarga yang disitu dan kami pun pulang ke Marubun Purba.

     Di tengah perjalanan kami kena macet panjang di situ aku merasakan gelisah, bosan, hanya melihat mobil kiri kanan, rumah dan  tidak berapa lama kami pun lolos dari kemacetan tersebut.Kami melaju lagi di jalan dengan keadaan gelap di jalan ,yang sepi, ada sekitar 2 jam. Kami pun sampai di rumah dengan selamat

 

Penulis dari SMAN 1 Purba

Kelas XII MIA 1

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Diary Ungu

DIARY UNGU Antologi Cerita Pendek Penulis:  Rudi Saragih, Sariati Purba, S.Pd., Ayu Wahyuni Damanik, Regita Saragih, Yeni Olivia sipayung, A...